Tuesday, July 17, 2012

sixth grader & first grader

























Time surely does fly so fast,
Superman should be ashamed of it.


Friday, July 06, 2012

Haqqi: Lulus TK dan Ultah ke-6

Iya, anak imut itu udah lulus TK dan baru aja ulang tahun yang ke-6!
Perasaan baru lahir kemarin kamu Nak... :)



"unforgetable 3 years... I love TK Seruni"


Friday, May 25, 2012

Herbalife Extravaganza 2012 Singapore



















Kalau Extravaganza tahun lalu di Bangkok hanya bertujuh (membawa tim 5 orang), maka tahun ini kami ber-lima-puluh-empat! 
Wow, luar biasa!
See you guys at the next training at Herbalife University, Macau, September 2012.

Thursday, May 24, 2012

sebelas




















Selamat milad ke-11, mas Hafizhku
Bahagia bahagia dan bahagia
Selamanya dunia akhirat
doa Ibu selalu untukmu

Friday, May 11, 2012

Ask Me How!

Semenjak jadi konsultan herbalife, saya sering banget bilang: Ask Me How!
 
Jadi pengen cerita tentang beberapa 'How' yg sering terlontar (diluar pertanyaan tentang produk, nutrisi dan program² di Herbalife).

Seorang kerabat pernah memprediksi kalo saya dan suami gak akan bertahan lama berada (baca: berbisnis) di Herbalife, mengingat aneka rupa bisnis yang pernah kami tekuni sebelumnya. Dan sekarang beliau kaget sendiri karena kami malah 'nancep' disini. Hehe..


How come? Kok bisa sih, MLM gitu loh?

Ya bisa aja, masa' selamanya 'mencari' terus, kalau sudah 'menemukan' ya fokus aja disitu bukan? ;).
MLM yang tidak benar sistemnya, banyak! Bisnis konvensional yang tidak sesuai hati nurani juga banyak!
MLM atau bukan, semua bisnis harus dipelajari. Ketika kami melihat MLM yang sangat fair marketing plannya, MLM yang punya produk sangat unggul dan memberi banyak manfaat, MLM yang sangat ketat menjaga etika bisnis, MLM yang ternyata bisa dimodifikasi menjadi bisnis konvensional juga. That's it. Kami menemukan! ;)

Pernah juga mendapat cemooh & sindiran dari sahabat dan saudara, saat kami memberikan flyer/info kepada orang² yang kami kenal maupun yang tidak kami kenal.


How do you manage it? Kok bisa cuek gitu sih?

Biarin aja. Itu kan cuma masalah mindset. Kalo yang dikepala kita adalah nyari uang semata, pasti maluuuu banget melakukannya. Tapi kalo kita ubah cara berpikir, bahwa kita berniat membantu sebanyak mungkin orang, atau bisa jadi orang tsb memang sedang mencari jalan menuju sehat dan akan berterimakasih nantinya, maka akan mudah tangan dan mulut kita memberi info sebanyaknya.


Lalu tatapan kasihan karena -dikira- jadi serupa sales, nawar²in dagangan, mengingat latar belakang pekerjaan & pendidikan kami yang -katanyaaa..- gak pantes? wkwkw..

Sampe sekarang masih sering itu mah..


How could you stand it? Kok bisa bertahan ditatap kasihan nan sinis gitu?

Lagi-lagi; yaah biarin ajalah, biasanya juga kalo udah ngliat 'slip gaji' kita, tatapan itu berubah jadi tatapan kagum nan tak percaya, haha..


Pekerjaan lampau kami yang -katanyaaa..- lebih terhormat, belasan tahun Alhamdulillah cukup, tapi mentok aja di angka segitu, naik sih dikit tiap tahun tapi tetep aja kalah sama naiknya kebutuhan
. :D
 

Pekerjaan sekarang, gak pernah tuh ujug² nawarin dagangan, cuma cerita cerita cerita aja hasil produk yang kita alami. Tertarik? hayuuk.. gak tertarik? nanti juga tertarik. :p
Keleluasaan waktu bareng keluarga, gak kebeli.
Dua tahun aja fokus, 10 kali lipat gaji terakhir kami berdua zaman dulu digabung, Alhamdulillah sekarang kami dapat perbulan. Duh, income 9-digit bukan mimpi ternyata!
Semoga diluruskan dari niat takabur apalagi riya'. Maksudnyaa.. kalo udah gitu mah, jadi sales juga gakpapalaah... :))

How could you do it all? Gak malu? Gak gengsi?

Kalo ngomongin malu, tanya aja seluruh dunia betapa pemalunya saya ini. Waktu masih jadi tukang kue pun, saya gak pernah nawar²in hasil produksi saya. Paling top ya mejengin hasil karya di web, kasih harga & no. telpon. Ada yg suka silakan pesan, gak mau ya gapapa. Nggak pernah berpromosi apalagi pasang iklan. Kata suami: gak niat jualan. Hehe.. Gak niat aja Alhamdulillah dulu orderan ngalir ya.

Nah di Herbalife pun begitu, walau ujung²nya  jualan, saya tidak merasa seperti jualan. Saya BELUM BISA kalo harus jualan nawarin produk, tapi saya BISA kalo cuma bercerita apa yg saya dan keluarga alami bersama Herbalife. Sudah. Kalo yg dengar tertarik lalu bertanya lebih jauh, terbuka deh pintu rezeki, mari silakan masuk.
;)
Tapi kalo nggak tertarik ya gapapa banget, I have nothing to lose, at all!

Seperti waktu jualan kue juga, saya bikin web aja barangkali ada yang nyangkut disana bisa kita bantu. Lalu saya pasang status facebook, bbm, dll. sebagai pengumuman bahwa saya adalah distributor independen Herbalife.

Dan sampai saat ini, kalo gak 'dicolek' duluan, saya juga gak bakalan mulai 'cerita'. ;)
Untuk bisa sukses di Herbalife, ada banyak hal lain selain sekedar kemampuan jualan.
Tapi tentulah saya harus mau teruuus belajar supaya kelak bisa pinter jualan beneran yaa..

Sampai sekarang, masih ada beberapa pelanggan kue saya dulu yang menghubungi saya untuk memesan kue kembali. Setelah menerima permintaan maaf saya, biasanya pertanyaan selanjutnya adalah,

Kok lama amat istirahat bakingnya?
Masih ngerjain Herbalife?
Nggak sayang sama kemampuan bikin kuenya?

How how how?


Enggak hilang kok kemampuannya [idih kesannya, kemampuan apa siiih..], kan masih dipakai meski tidak dikomersilkan lagi. Malah saya masih pengen suatu saat nanti, kalo udah lebih pintar bagi waktu, punya baking workshop lagi, sekaligus bisa membagi ilmu yang seadanya ini bagi mereka yg membutuhkannya.


Sekarang kebahagiaan mendengar customer kue saya yang puas, tergantikan oleh kepuasan sahabat² baru saya di Herbalife yg juga merasa sangat bersyukur atas perubahan hidup yang mereka alami baik dari sisi kesehatan maupun finansial.


Kalimat ini tetap menjadi semangat saya, sebagai tukang kue maupun sebagai konsultan independen Herbalife:

"Bahagia adalah ketika membuat orang lain bahagia. Materi yang datang menyusul, adalah Bahagia yang berikutnya."  

Ratih Oktrisari Yunaryo
International Millionaire Team Member


Thursday, February 09, 2012

cumbuan hati



Kadang orang-orang sering mendoakan anak supaya cepat besar.
Tapi saya sering berharap, supaya mereka jangan buru-buru besar. :)

Sunday, February 05, 2012

lagi-lagi rindu



Band favorit saya ketika kelas 1 SMP, iyaa.. kelas 1, baru-barunya lulus SD. Nasib punya kakak-kakak yang sudah 'berumur', maka selera musiknya pun nebeng sama mereka. :D

Saya kangen Krakatau, dengan formasi dan jenis musik yang dulu itu..


Gemilang, Krakatau 1987


Sayap Sayap Beku, Krakatau 1988

Thursday, February 02, 2012

Legend of the Seas



Whew.. kapalnya besar sangat! Entah berapa kali lipatnya kapal fery Merak-Bakauheni :D. Baik banget deh Herbalife kasih kita hadiah pesiar, bareng salah satu kapalnya Royal Caribbean Cruise yang punya rute pelayaran di sepanjang Selat Malaka: Legend of the Seas.



19-22 Desember 2011, benar-benar pengalaman yang sulit dilupakan bagi anak-anak, bagi emak-bapaknya juga ;). Di kapal ini pertama kalinya kita merasakan formal dinner di restoran mewah, dilayani seperti orang penting, belajar table manner seperti di filem-filem. *hiaha.. norak abis pokoknya*
Disini pertama kali juga kita nonton pertunjukan ala broadway di theater megah. Aw, keren banget!



Di kapal ini kita menempati 2 kamar, kayak di hotel aja. Trus, 4 hari ngapain? Banyak banget pilihan sampai bingung atur waktunya. Buku bacaan yg saya bawa -karena saya pikir bakal bayak waktu luang di kapal- ternyata tak tersentuh :p.
Ada indoor game khusus untuk anak sampai abg, ada 2 kolam renang lengkap dengan jacuzzi, sauna & spa-nya. Ada 4 meja pingpong, arena mini golf plus instrukturnya, panjat tebing, jogging track, hingga fitness center. Jadwal senam, yoga, pilates sampai seminar kesehatan tersedia setiap hari.
Haqqi paling hobi naik turun capsule elevator dari lantai 1 sampai 11, sampe bosan yang ngikutin.
Ada pertunjukan sulap, movie theater, sampai pusat pertokoan lengkap dengan Sale-nya di jam-jam tertentu. Apalagi ya, oh favorit saya sofa-sofa nyaman untuk dengerin live music. Kalo tertarik clubbing sampe pagi, ada diskotiknya juga loh.. saya mah ngantukan, mending tidur. :)




Dan yang paling berbahaya adalaah.. makanan yang bertebaran dimana-mana. Mulai dari restoran mewah dan resmi sampai kedai pizza & burger di tepi kolam renang yang buka hingga tengah malam. Pengen es krim juga suka-suka pencet sendiri. Rasanya perut nggak pernah dibiarkan menganggur, haha... and all for free! dududu... sampe Jakarta diet lagi yaa.. :D




Dihari kedua, Legend of the Sea berlabuh di Penang, Malaysia. Kita memilih tidak ikut tour yang tersedia, melainkan jalan-jalan sendiri aja di tepian laut dekat pelabuhan Swettenham Pier. Ada alun-alun yang cukup ramai disana. Kita jajan coconut-shake (kayak es kelapa yang diaduk dengan es krim) dan mie sotong yg super pedas. Kayak di kapal kurang makanan ajaa.. :))

Hari ketiga, giliran berlabuh di Malacca, tapi kali ini kita putuskan ikutan tour, yang ternyata hanya di-drop saja di pusat pertokoan Jusco, sekitar 15 menit naik bis dari pelabuhan. Alamak! disuruh belanja?! :D

Hari keempat, Legend of the Seas kembali merapat di Harbor Front Singapura. Masih siang, jadi kita kembali jalan-jalan di Singapura, menyambangi kedai kaya toast langganan di Sommerset sekalian beli ini-itu di kantor Herbalife Singapura, ketemuan lagi dengan teman2 satu tim yang tadi berpisah pas check-out dari kapal. Trus kita bareng-bareng menyusuri Orchard, jajan es potong, dan isi perut (lagi) sebelum akhirnya ke Changi untuk pulang dengan pesawat terakhir ke tanah air.

Alhamdulillahirobbilalamiin...
terimakasih Allah, terimakasih Herbalife!

Tuesday, December 27, 2011

jalan-jalan di Kampong Glam

Kampong Glam adalah komunitas Melayu di Singapura, mungkin lebih tepatnya komunitas muslim ya, karena disana banyak juga penduduk Arab & India muslim. Lokasinya di daerah Bugis, nggak jauh dari stasiun MRT Bugis, cuma beberapa blok dari hotel kita di perjalanan kali ini.
Kelihatan sekali pemerintah Singapura mempertahankan keaslian tempat ini, dan menjadikannya obyek wisata.
Jadi wisatawan yg bosan dengan gemerlap mall² besar di Singapura, bolehlah kunjungi tempat ini. Wisatawan muslim juga gak akan bingung cari makanan enak dan halal disini.

19 Desember 2011 pagi, Singapura masih diguyur gerimis, dingin! Sarapan shake kita waktu bangun tidur tadi sepertinya cepat sekali terbakar, sungguh pas untuk mencari jajanan hangat diluar sana. :D


Keluar hotel langsung terlihat kubah Masjid Sultan, yang merupakan masjid tertua di Singapura. Sayang kita gak sempat shalat dzuhur disana karena sudah harus check-out dari hotel.
Di seberang masjid ada jejeran restoran India muslim, bolehlah pilih nasi biryani, atau deer murtabak (martabak daging rusa) yg yummy banget. Coba dulu porsi kecil SGD10, jangan kaget kalo yang keluar ternyata cukup besar, pas buat berempat :D.


Ada pertokoan tekstil di sepanjang salah satu jalan di belakang masjid Sultan, kain² khas melayu seperti renda dan brokat masih banyak dijumpai disini, termasuk jasa penjahitannya. Ada jalan yg terdapat toko² cindera mata, karpet dan keperluan kaum muslim atau etnis Arab seperti sajadah, tasbih, wewangian, dll. Ada juga jalan yang terisi deretan restoran melayu, dengan interior yg klasik dan ditonjolkan keasliannya.



Di sudut jalan banyak ditemui cafe-cafe sederhana yg asri, masih dengan bangunan kuno-nya, enak banget duduk² disitu sambil menikmati penganan khas melayu spt Talam Keladi dan teh tarik kurang manis ;).


. jadi pemuda jadul deh.. ;)

Sayang salah satu lorong dimana Masjid Sultan berada persis diujung lorongnya sedang ditutup untuk keperluan renovasi jalan, padahal bagus sekali kalo jadi objek foto (baca: latar belakang foto :p). Katanya di lorong itu ada butik² lucu juga beberapa toko benda seni.

Cuma punya setengah hari disini, gak sempat menjelajah Bugis Village yg katanya juga banyak makanan enak. *lha kok yg dicari makanan terus yaa*

Monday, December 26, 2011

18 Dec 2011: Universal Studio Singapore

Ini adalah project entertaining si cowok² kecil, terutama mas Hafizh. Wahana baru Transformer the Ride-nya itu bikin dia mupeng sejak lama. Kita beli tiket pesawat paling pagi, supaya bisa masuk USS lebih pagi juga. Jadilah kita subuhan di Soetta, Alhamdulillah anak² enjoy banget seharian.

Sampai Singapura jam 8an pagi, langsung naik taxi ke Landmark Village Hotel di Bugis. Recommended hotel nih, service & lokasinya asik. Kebetulan lagi ada special rate dari Agoda.
Abis check-in langsung ke stasiun MRT Bugis yg cuma selemparan pisang dari hotel, menuju Vivo City trus nyebrang dgn monorail ke Sentosa.
Baru tahu, ternyata gak harus masuk USS utk berfoto di depan Globe raksasa itu ya.. :))


Kita sudah beli voucher USS dari Jakarta via JalanJajanHemat.com untuk menghindari antrian tiket yg panjang saat peak season spt sekarang. Sampai USS kita tinggal menukar voucher di loket khusus penukaran tiket.

Kita juga sudah googling wahana²/pertunjukan apa yg akan kita kunjungi supaya gak kehabisan waktu. Jadi dari depan - area Hollywood- ambil arah ke kiri.

Madagascar. Ikutan perahu yg masuk ke semacam istana boneka gitu, tapi boneka²nya adalah si Marty dkk. kesukaannya abang Haqqi.


Far Far Away. Pertunjukan 3D ttg Shrek yg berusaha menyelamatkan princess Fiona. Bagus banget! Antri panjangan dikit gak rugi lah, cuma abang Haqqi yg rada takut pas adegan gelap²an dan kaget²an-nya.

The Lost World. Pas banget keluar dari Shrek 3D, pertunjukan potongan adegan film Waterworld-nya om Kevin Costner dibuka. Gak nyangka ternyata sangat menghibur, bahkan abang Haqqi bisa tertawa terbahak-bahak disini. Yg penting jangan duduk di zona depan kalau nggak mau basah.


Pas gerimis pas lapar! Jadi masuk ke cafe-nya Jurassic Park aja. Pilih masakan Indonesia/Malaysia. Rata² SGD9-10 per porsi makanannya.



Keluar dari cafe dino, masih gerimis, jalan terus aja. Ada 'asongan' yg jual jas hujan transparan @SGD.2. Kita pilih jaketan aja *pelit.com*.

Ancient Egypt. Sayang banget wahana Treasure Hunt yg sudah diincar gak beroperasi gara2 hujan. Padahal disitu anak² bisa 'nyetir' jeep sendiri sambil cari harta karun.



Sci-Fi City. Lihat antrian Transformer the Ride 4D panjang sekali, sekitar 90menit. Waduh!
Sudah jam 5 sore, belum sholat dzuhur-ashar. Kalo ikut antri bakal lewat nih jam sholat. Haqqi juga terlihat udah ngantuk, capek krn melewati jam tidur siangnya plus kekenyangan.
Lokasi ini udah dekat dgn pintu keluar dimana tempat sholat berada. Kita putuskan sholat dulu. Habis sholat abang Haqqi benar² tdk bisa ditahan ngantuknya, jadiii.. tidur deh di kursi di tepi jalan Holywood :)) ya udah ibu temenin, biar mas & ayah aja yg lanjut petualangannya.



Transformer the Ride 4D yg katanya premiere seluruh dunianya di USS itu, memang super bagus, mas Hafizh & Ayah kasih semua jempol yg mereka punya. Ah dasar cowok²! Tapi untung abang Haqqi gak ikut, kemungkinan dia bakal takut krn kata Ayah jauh lebih 'serem' drpd di Shrek3D tadi.



New York. Wajib nih masuk ke pertunjukan Light, Camera, Action!. Bikinan Spielberg ini ngasih lihat special² efect yg dipake di film² Holywood, spt badai, ledakan² dll. Bagus!

Jam 8 malam, baru kelar deh acara jalan², memutuskan langsung pulang ke hotel. Capek tapi happpyyy!

Dan Singapura masih diguyur gerimis.

sekedar tips:
• Seperti biasa, bawa botol minuman krn disana air mahal :p. Nanti bisa isi ulang di keran air minum yg gratisan.
• Baterai kamera kudu full ya, object fotonya banyak dan bagus². Ada tokoh² film sering mondar mandir siap ditodong foto bareng, spt Chaplin, tante Monroe, Frankestein sampai Po si Kungfu Panda. Pokoknya bingung nyortir foto yg mau diposting di blog. :))
• Utk yg muslim, tempat sholat ada di baby center, persis di sblh kiri pintu masuk, tapi wudhunya hrs di toilet yg ada di sblh kanan pintu masuk :p. Tidak ada petunjuk jelas, info itu hasil tanya kanan-kiri.

Thursday, December 08, 2011

Lagunya Annie



Sering nggak mengalami ini: mendengar sebuah lagu lama, lalu sejenak terlempar kembali ke suatu masa dimana lagu itu menjadi soundtrack-nya, terasa lagi suasana hati ketika itu bahkan seperti mencium kembali aroma udara pada saat itu.
Tadi malam waktu saya membantu si sulung menyiapkan presentasi salah satu project pelajaran di sekolah dengan gitarnya, seperti biasa setiap saya memegang gitar, ada lagu yang wajib saya mainkan -dengan kemampuan pas-pasan-, lalu sesudahnya bengong selama beberapa detik. Annie's Song-nya John Denver.

Setiap mendengar atau memainkan lagu itu, saya mendadak berada di parkiran kampus dipati ukur, duduk manis bawah pohon rindang, tempat saya dan sahabat-sahabat saya biasa menunggu -menunggu apa saja-.
Disana saya dan Lesca, salah satu sahabat saya yang baik hati yang memperkenalkan lagu ini pada saya, seringkali menyenandungkan lagu ini. Tapi saat itu cuma kita berdua yang begitu suka sama lagu jadul ini (iya, bahkan di tahun 90-an lagu ini sudah jadul banget :D). Lesca dulu punya kaset lagu ini yang dinyanyikan John Denver hanya dengan iringan akustik gitarnya, masih nyimpen Ca?.
Biasanya teman-teman yang lain cuma bisa pasrah -sambil nyela- kalo kita berdua udah mulai berduet sumbang menyanyikan lagu ini, haha..

Saya ingat, waktu itu kita sedang menunggu jam latihan paduan suara, kita bahas setiap bait liriknya, membayangkan betapa cintanya om Denver ini kepada Annie istrinya. Lalu kita menarik kesimpulan bahwa om Denver ini adalah salah satu manusia paling romantis di dunia dan Annie adalah salah satu wanita paling beruntung sejagad raya.
Ahh.. gadis-gadis muda yang naif. :D


you fill up me senses like a night in a forest
like the mountains in springtime, like a walk in the rain
like a storm in the desert, like a sleepy blue ocean
you fill up my senses come fill me again.

come let me love you, let me give my life to you
let me drown in your laughter, let me die in your arms
let me lay down beside you, let me always be with you

come let me love you, come love me again.