Thursday, December 23, 2010

bintang-bintangku, updated...


HAFIZH M. ANFASHA


Sudah kelas 4 SD, seragamnya udah ganti semua, selain mas Hafizh makin besar, juga sudah wajib memakai celana panjang.
Sejak masuk kelas-4, resmi memakai kacamata, minus 2,25 silindris 1. :(
Baru aja sembuh dari sakit Parotitis atau Gondongan, Alhamdulillah gak perlu ke dokter, cukup minum shake herbalife 8 gelas sehari, hehe... tetap sehat, cuma bengkak 3 hari dan kempes tepat saat UAS dimulai :)
Cita-citanya sudah berubah, tidak lagi ingin jadi chef, tapi ingin jadi fotografer profesional.


HAQQI M. FAYYAZI


Sudah kelas TK-A, masih selalu bersemangat ke sekolah tiap hari
Masih belum suka sayur dan buah, kecuali wortel, jamur, labu siam dan pisang. :(
Kena Parotitis lebih dulu daripada mas-nya, tapi kalo abang Haqqi bengkak pipinya lebih lama, minum shake-nya cuma 3x sehari, seminggu bete karena gak boleh sekolah. Yg di foto berkaus putih diatas itu ceritanya memaksa ke sekolah tapi disuruh pulang lagi sama bunda guru, hehe...
Sudah bisa membaca kata-kata sederhana, padahal belajarnya cuma sambil iseng dan bermain dirumah sama Ibu.



Terenak di dunia!


21 November 2011, 20.35 waktu sawangan.

tok tok tok (bunyi pintu kamar diketuk)
belum diizinin masuk, yang ngetok udah masuk aja, bawa piring sambil teriak:
Selamat Hari Ibuuuu....!



*terharu* makasih ya mas Hafizh...
tau nggak? ini nasi goreng terenak di dunia!

Sunday, December 12, 2010

Why Herbalife?

Selain membuat cake, saat ini saya tengah 'terjerumus' dalam dunia Herbalife. Bukan karena warna hijau cantiknya yang membuat saya jatuh cinta, melainkan karena Herbalife telah mengubah keluarga saya, menjadi jauh lebih sehat dan jauh lebih menikmati hidup.

Suami saya berhasil menurunkan berat badannya dan menghilangkan perut buncitnya sebanyak 14 kg dalam tempo 4 bulan. Sebuah hasil yang tidak terduga, bahkan oleh pelakunya sendiri :D. Yang lebih menyenangkan adalah, semuanya berhasil dengan kondisi tubuh yang prima, sehat dan stamina yang luar biasa, plus semua gangguan kesehatannya hilang. Kini tidak ada lagi mengantongi obat diare kemana-mana demi pencernaannya yang sensitif. Alhamdulillah..

Lalu saya, berhasil turun 6 kg untuk berat badan ideal. Namun yang paling penting, masalah hormonal saya selama bertahun-tahun berangsur normal. Haid yang tidak pernah teratur dan sangat nyeri, kini menjadi teratur satu bulan sekali tanpa butuh lagi obat penghilang nyeri. BAB menjadi rutin dan migrain yang menyiksa kini semakin jarang berkunjung. Alhamdulillah...

Dan anak-anak, mereka pun rutin saya berikan shake herbalife sebagai pengganti susu mereka. Hasilnya, daya tahan tubuh mereka sangat baik, kalaupun terserang virus, tubuh mereka cepat mengatasi sendiri penyakitnya (self healing). Otomatis kunjungan ke dokter pun semakin berkurang. Alhamdulillah...

Lalu bagaimana saya bisa menghindar, untuk tidak mengikuti jejak suami saya menyebarkan informasi ini. Pasti diluar sana, akan ada banyak keluarga yang bisa terbantu seperti kami.

Fun, simple, magical! Income sampingan hasil sharing kami memang hadir tidak terduga ;), namun ketika banyak orang berterimakasih karena berhasil mengendalikan pola makannya sehingga hidup mereka jauh lebih berkualitas, adalah -sungguh- suatu kebahagiaan yang tidak bisa ditukar dengan materi.

That's why, Herbalife! :)

my new simple web http://dietsehatbugar.com is dedicated to my beloved hubby.
sorry for needing to much time for me to trust you and this bussiness ;)


Thursday, December 02, 2010

biar gambar bercerita

Holiday june-july 2010 with big family, bdlampung-bandung-jakarta.


Saung Desa, Bandarlampung, syukuran ultah Haqqi


ParisVanJava, Bandung, bersama para abege


Nenek2, tante2, anak kecil, jam 11malam masih keliaran di Ciwalk. Ck!


Keluyuran di jalan asia afrika


Jonas Studio, nungguin yang lagi foto2


RumahMode, biarlah yg lain belanja, kita bergaya aja :p


wajah kekenyangan, di teras WaLe


Halilintar-nya Dufan. dari depan: ipung, hafizh, angga, anggi, tita, gege, della, lalu entah siapa tak kenal...


Kincir ini, membuatku terpana..


happy superboys!



Saturday, October 02, 2010

5 Perkara & 5 Perkara


Adalah nasihat Rasulullah SAW untuk selalu ingat 5 perkara sebelum 5 perkara.
Muda sebelum tua, kaya sebelum miskin, sehat sebelum sakit, lapang sebelum sempit, hidup sebelum mati.

Sungguh nasihat yang luar biasa maknanya. Umumnyalah manusia sering lupa ketika masih muda, kaya, sehat, lapang dan ajal belum menjemput. Ketika tiba masa tua, miskin, sakit, sempit dan berada di alam barzah, barulah menyadari telah melewatkan waktu dengan sia-sia. Nauzubillah...

Nasihat ini mengingatkan kita untuk senantiasa bersyukur ketika berada di 5perkara yg pertama.

Manfaatkan masa muda untuk mencari rezeki yg barokah sebanyak2nya, menabung dan menyiapkan masa tua agar tenang dan tidak lagi memikirkan duniawi.

Wujudkan rasa syukur ketika sedang kaya atau berharta dengan selalu berbagi, menolong mereka yg membutuhkan dengan kelebihan harta kita.

Ketika sedang sehat, lakukan sesuatu yg bermanfaat utk kesehatan, jaga selalu tubuh dari hal2 yg menimbulkan penyakit.

Saat lapang, manfaatkan waktu dengan mendalami berbagai ilmu, mengikuti berbagai kegiatan yg bermanfaat.

Dan apabila ajal sudah menjemput, tak ada lagi hal yg bisa dilakukan untuk memberi cahaya di alam kubur, kecuali ilmu yg bermanfaat, amal dan doa anak yg shaleh, yang mana itu semua hanya bisa kita pelihara ketika masih hidup.

Subhanallah, semoga Sang Penggenggam Waktu, memberi kita kekuatan, kemampuan, hati yg istiqomah, untuk tidak menyianyiakan 5perkara yg pertama, dan menyiapkan yang terbaik utk 5perkara yg terakhir.
Amiin Allahumma Amiin..


Sekedar renungan...
RS Tebet, 2 Oktober 2010
Syafakillah eyang...

Friday, October 01, 2010

Singapore Trip: #5 Singapore Zoo

yay! ada liputan yang masih tercecer. Maklumlah, mood membuka laptop benar2 nyaris hilang :p. Tinggal satu lagi nih cerita jalan2 kita ke negeri singa, abis itu tamat, gak sempat jalan kemana-mana lagi.



Ke kebun binatang-nya Singapura ini juga hanya kita bertiga -saya dan dua pengawal kecil saya-. Perjalanan kali ini kita agak2 nyasar, gara2 sok tau, hehe... Jadi petunjuk di peta adalah, kita turun di sts.MRT Ang Mo Kio, lalu ambil bus no.138. Karena udah beberapa hari jalan2, kita dengan pede keluar dari stasiun lalu menunggu bus di halte. Celingak-celinguk, gak ada tuh bus no 138 di papan petunjuk. Tanya kanan-kiri, gak ada yang ngerti. Btw, banyak juga penduduk setempat yg nggak tau atau gak bisa ngasih tau arah menuju kebun binatang ya. FYI di halte saya bertanya ke tante2 kantoran, ke cewek yg lagi jogging, ke ibu2 yg bawa keranjang belanja. Maksudnya saya bukan nanya ke sesama turis gituh.

Akhirnya ada yg kasih tau utk naik salah satu bis, kita nurut deh, ntar gampang nanya lagi :D. Nah diatas bis itu baru kita dapet info lengkap dari pak kondektur. Turun deh kita di halte berikutnya, yg persis di depan Terminal Bis AngMoKio. Ow ow ow, tenyata ya, seharusnya tadi kita nggak perlu keluar dari stasiun MRT, kalau saja saya cermat baca papan petunjuk di stasiun tadi, kita hanya perlu menaiki eskalator yang benar supaya langsung dipandu menuju Terminal Bis. Untung cowok-cowok kecilku asik-asik aja, apalagi ketemu warung OldChangKee di ruko depan terminal, masHafizh malah bilang: untung nyasar dulu ya bu :p

Di terminal bis, pintu khusus utk antrian ke setiap nomor bis disiapkan utk menghindari berdesak2an. Jadi meskipun ramai calon penumpang, tapi tetap tertib dijalur antrian masing2.
Perjalanan menuju ke kebun binatang cukup jauh, kira2 1/2jam perjalanan, tapi jalan yang lancar, bis yg nayaman, plus pemandangan yang sejuk di kanan-kiri bikin betah diperjalanan.



Kebun binatangnya sendiri, kalau soal binatang2nya, Indonesia punya koleksi yang jauh lebih lengkap. Tapi dong, tempatnya... bersih, terawat, gak ada tukang2 asongan jalan-jalan, gak ada yg ngumpet2 pacaran. Pokoknya nyaman.


Tiket masuk SGD18 utk dewasa dan SGD 12 utk anak2. Di dalam disewakan juga kursi roda, trolley bayi, motor2an utk boncengan (duh gak tau namanya, pokoknya motor sederhana pakai aki gitu deh), juga red wagon alias gerobak2an yg akhirnya kita sewa utk abangHaqqi. Harga sewa SGD15. Kebetulan abangHaqqi masuknya digratisin sama petugasnya, yah lumayan budgetnya utk sewa wagon ya bang, jadi abang gak capek dan ibu juga gak bakal capek nggendong.


Sejak beli tiket kita sudah diberikan peta yang komplit petunjuk2nya, mengenai lokasi hewan2, restoran, toilet, halte kereta lokal yg beredar di dalam kebun binatang, jadwal pertunjukan, dll.
Didalam setiap lokasi hewan, ada banyak papan2 petunjuk tentang hewan yang sedang kita kunjungi, jadi nggak sekedar melihat hewannya, tapi banyak pengetahuan umum ttg hewan2 itu bisa kita dapatkan, bagus banget buat anak2 belajar.






Di dalam kebun binatang juga terdapat arena bermain anak, kolam permainan air yang cukup menarik buat anak-anak. For free! Jadi selalu kunjungi arena ini di akhir perjalanan, karena kalau terlalu dini masuk ke arena ini, dijamin bakal kehabisan waktu mengunjungi tempat lain. Apalagi kalau yang doyan lihat air seperti cowok-cowok kecil saya ini, susaaah sekali diajak berhenti main air!



Sekedar tips mengunjungi Singapore Zoo buat yang bawa anak balita:

- Jangan ragu menyewa 'alat tranportasi' seperti gerobaknya abang Haqqi, sedikit mahal tapi membantu sekali.

- Kalau mengunjungi tempat ini di hari libur atau weekend, datanglah pagi2 sekali, supaya tidak terlalu panjang mengantri, juga kebagian menyewa gerobak! (yak, kita hampir gak kebagian, itu adalah gerobak terakhir yg tersedia hari itu, dan kita sedikit berseteru dengan turis India, hihi..)

- Jangan lupa membawa perlengkapan renang dan alat mandi.

- Buat anak2 yang biasa lunch pake nasi, bawa nasi dari apartemen/hotel. Atau beli saat masih di 'kota'. Di arena bermain anak2 ada KFC, tapi gak jual nasi :D

- Bawalah persediaan air minum yang banyak, disana gak ada tukang asongan. Jangan takut berat, kan udah sewa gerobak ;)

Thursday, July 01, 2010

Singapore Trip: #4 Sentosa Island

Ada apa di Sentosa Island?. Sesungguhnya -menurut saya- tidak ada apa-apa, tapi sekali lagi: kemasan! Kemasan yang cantik, membuat yang tidak ada apa-apa menjadi sesuatu yang menarik untuk dikunjungi. Salut!



Menuju pulau Sentosa ini tidaklah serumit perkiraan semula. Cukup naik MRT sampai stasiun VivoCity, lalu ikuti petunjuk untuk membeli tiket monorail di dalam mal vivo city. Sebenarnya kita bercita-cita menumpang skylift untuk menyeberang, tapi ternyata skylift sedang tidak beroperasi, konon fasilitas skylift akan diperbaharui menjadi lebih keren lagi.

Tiket monorail SGD.3 sepuasnya, maksudnya sekali beli tiket itu kita bisa pulang pergi Sentosa-VivoCity, termasuk pemakaian selama naik turun di stasiun2 monorail di dalam pulau Sentosa.
Saat membeli tiket monorail, seperti biasa kita mendapat peta pulau Sentosa. Kemarin kita memulai kunjungan dengan turun di stasiun Imbiah. Dari situ kita berjalan 'mendaki' bukit. Jangan khawatir, ada banyak eskalator yang mengantar kita sampai puncaknya.

Merlion Walk. Disini ada patung merlion raksasa, bapaknya merlion kalo kata mas Hafizh, sedangkan yang ada di merlion park itu adalah anak dan ibunya merlion :)



Images of Singapura. Semacam museum-nya negara Singapura. Ada drama teatrikal juga didalamnya, menggambarkan masyarakat Singapura di masa lalu hingga saat ini. Lupa deh harga tiketnya berapa ya? :D



Museum Kupu2 dan Serangga. Tiket masuknya masing2 SGD.12 per orang



Tiger Sky Tower. Bangunan berputar yang membawa kita naik menuju puncak menara untuk menikmati pemandangan kota Singapura. Tiketnya SGD 8 per orang.



Sky Ride dan Luge. Tiket Sky Ride SGD 15 per orang, pulang pergi puncak Imbiah-Beach-Imbiah. Kalo sekali jalan saja Imbiah-Beach tiketnya hanya SGD.8. Tiket bisa dibeli di puncak Imbiah maupun di Beach Station.
Sayangnya kita nggak mencoba bermain Luge, semacam gokart tapi tanpa mesin, menuruni puncak Imbiah menuju Beach station. Maklum ibunya penakut, gak berani main sambil memangku abang Haqqi. Maaf ya mas Hafizh, nanti kalo kesana lagi bareng Ayah insyaAllah kita main Luge ini yaa..





Kelihatannya pulau Sentosa masih akan berkembang lagi di tahun2 mendatang, melihat maraknya pembangunan yang sedang berlangsung disana.
Oya, kita nggak mengunjungi Universal Studio, juga nggak main di arena permainan baru di sekitar pantai. Mungkin kalo abang Haqqi udah lebih besar sedikit -dan si Ayah juga ikut- kita akan lebih menjelajah Sentosa ya, insyaAllah.

Tuesday, June 29, 2010

4 years, my haqqi




28 Juni 2010
Haqqi Muhammad Fayyazi

Happy 4th birthday my star, my sun, my day & night.
Allah bless you, son! amiin...



Wednesday, June 16, 2010

Singapore Trip: #3 Singapore Science Centre


Ini tempat yang wajib dikunjungi terutama bagi anak-anak. Lihatlah disini bagaimana ilmu pengetahuan ternyata bisa begitu menyenangkan. Nikmati wajah kagum anak2 melihat dahsyatnya ilmu pengetahuan. Lebay ya? tapi serius deh, yang dewasa aja lumayan terperagah melihat betapa science ternyata bisa dikemas begitu.. fun!



SSC bisa dicapai dengan MRT (stasiun Jurong East) lalu disambung dengan bis. Petunjuknya cukup jelas bisa dilihat di stasiun MRT. Di halamannya -Kinetic Garden- anak-anak sudah bisa menikmati berbagai 'permainan science' dengan gratis. Tapi percayalah tidak akan menyesal kalau kita membeli tiket masuk ke dalamnya. Indonesia juga punya sih museum iptek, tapi yaa.. masih jauh kalau mau dibandingkan dengan SSC. Mungkin suatu hari nanti kita bisa menyamainya ya.. amiin :).




Oiya, kalau berkunjung kesini jangan lupa membawa baju ganti anak2, kalau perlu perlengkapan mandinya juga. Karena ada satu lokasi yang 'menceritakan' bagaimana air bekerja. Semuanya tentang science, tapi lihatlah, seperti playground air saja bagi Haqqi.


SSC ini satu lokasi dengan Omni Theatre dan Snow City. Jadi tiket masuknya pun ada berbagai macam pilihan paket. Tentu saja mengambil paket lengkap jadi lebih murah. Kalau nggak salah ingat, harga paket lengkapnya (SSC-Omni-Snowcity) SGD22 untuk dewasa dan SGD16 untuk anak2.
Tapi kemarin kita memutuskan tidak mengunjungi Omni Theatre karena konon kabarnya masih lebih bagus KeongMas, hehe.. tapi kita bisa memilih paket menonton pertunjukan film 3dimensi juga di dalam SSC.

Snow City juga ternyata tidak terlalu luas juga didalamnya. Tapi HafizHaqqi cukup puas bermain salju disana. Hafizh sempat dua kali keluar lokasi karena kedinginan :). Ada larangan untuk memotret, tapi ketika didalam banyak yang jepret2 dan dicuekin aja sama petugasnya. Jadi kamera jangan ditinggal dalam locker ya.
Disana kita bisa bermain seluncuran es, duduk di ban khusus lalu meluncur dari ketinggian. Anak2 asli ketagihan, tapi ibunya dong jadi kecapean karena harus bolak-balik naik tangga, maklum sudah tua :p.
Jaket dan sepatu sudah include dalam tiket yang kita beli, tapi sarung tangan dan celana tambahan harus membayar sewa @SGD1,5.

Mas Hafizh terus saja bilang kalau dia mau ke SSC lagi lain hari, hehe... soalnya memang ada beberapa lokasi science yang belum sempat kita acak2. InsyaAllah ya Mas...

Friday, May 28, 2010

Singapore Trip: #2 Kunjungan Wajib

Merlion Park, dsk.

Katanya belum ke Singapura kalau belum berkunjung di patung Mermaid berkepala Lion ini. Patungnya biasa aja, patung-patung di Jakarta nggak kalah bagus. Tapi ya itu, orang Singapura pinter banget ya mengemasnya sehingga orang2 berebut untuk berfoto disana. Ck ck!




Merlion Park bisa kita capai dengan MRT menuju stasiun Raffles Place. Dari situ kita berjalan kaki sambil menelusuri tepian sungai yang bersih terawat, terasnya restoran Fullerton yang nyaman. Merlion ini agak 'nyempil' tempatnya, jadi bertanya sekali dua kali pada orang sekitar biasanya efektif :).



Sebenarnya dari Merlion Park, kita bisa lanjutkan berjalan kaki mengunjungi gedung Esplanade Theatre (gedung bentuk Durian kata Hafizh) bahkan kalau belum capek bisa lanjut lagi ke Suntec untuk melihat Fountain of Wealth. Atau kita bisa juga naik perahu (River Cruise) menelusuri sungai yang bersih menikmati pemandangan, dari dermaga kecil di Merlion Park. Tapi sayangnya waktu belum memungkinkan kita. Lain kali ya boys... insyaAllah.





Orchard Road
Ini juga menjadi kunjungan wajib. Jalan raya yang jadi icon Singapura ini selalu ramai. Trotoarnya super luas untuk menampung pejalan kaki yang bejibun. Kalau lokasi tempat tinggal kita jauh, bisa dicapai denganMRT menuju stasiun Orchard. Apa saja yang dikunjungi disitu? Kebanyakan mal-mal saja. Rata-rata orang ramai berbelanja disitu. Saya sendiri bukan penikmat belanja atau window shopping di mal, jadi tidak begitu tertarik memasukinya. Mungkin mal di Jakarta juga nggak kalah mewah ya. Paling saya hanya mengunjungi Takashimaya untuk beli cemilan di supermarketnya atau makan di foodcourtnya.
Tapi suasana jalannya sendiri sudah berbeda, khas, singapur banget :D. HafizHaqqi gemar sekali 'nongkrong' dipinggir jalan sambil makan es potong yang gerobak penjualnya banyak terdapat disepanjang trotoar, atau ngemil sate cumi Old Chang Kee, atau sekedar minum jus di depan Lucky Plaza.





Tempat Belanja
Mal-mal di sepanjang Orchard bisa memuaskan para shopaholic atau penggemar brand-brand ternama. Buat yang ingin belanja oleh-oleh bisa mengunjungi Chinatown (stasiun MRT chinatown), Bugis (stasiun MRT Bugis), Mustafa Center (stasiun MRT Farrer Park) atau kalau tak sempat belanja souvenir di Lucky Plaza Orchard saja cukup memuaskan.



Tapi ada kunjungan belanja wajib buat tukang kue seperti saya, hehe... Ada toko peralatan kue Kitchen Capers di daerah Kallang Bahru (stasiun MRT Kallang, lalu naik bis 26 melewati 2 halte). Cukup puas cuci mata disana, ada cookie cutter yang lucu2, cupcake liner, fondant tools. Gak kerasa lembaran dollar melayang disana, haha... Sayang cuma berhasil mengunjungi satu toko bahan kue saja di Singapura. Lain kali ya buu... ;)


yuhuu...ada yg kecapean nungguin ibunya belanja :))